Tropical Paradis

Orang bilang tanah kita tanah surga..
tongkat, kayu, dan batu jadi tanaman…
(lagu kenangan saat aku ngamen..)

Koes Plus meminjam ibarat yang tepat! Singkong bisa tumbuh di mana-mana. tak melihat kemarau dan musim hujan. anak-anak kerapkali menjadikan daunnya sebagai kipas mainan. biji yang muncul di tengah-tengah daunnya biasa digunakan sebagai peluru mainan. anak-anak desa yang kenal kebun singkong sangat gemar main di sana. selain tanaman itu bisa dijadikan pagar-pagaran, juga bisa menjadi tiang untuk loncat tinggi. hanya saja, pohon singkong tidak bisa dinaiki. hal ini dikarenakan pohonnya menjulang seperti tiang. bahkan kerapkali ibu-ibu memanfaatkannya sebagai penyangga jemuran.

Pohon singkong yang tak bercabang itu menyimpan umbi penahan rasa lapar orang. umbi yang biasa ditemukan beberapa buah itu tertimbun rapat dalam tanah. jangan tertipu! pohon singkong ada yang tak berumbi. dia tumbuh besar dan semakin tinggi, namun tak ditemukan umbi singkongnya di sana. sebenarnya untuk apa pohon singkong ditanam? manfaatnya semudah orang menanamnya. tanaman ini murah meriah, tetapi penuh berkah!

Tape singkong

makanan yang satu ini telah lama dikenal orang. sebagai makanan khas rakyat, tape singkong memiliki cerita sebagai penghias warung-warung di sepanjang jalan raya bandung, tetapi itu dulu, sebelum ada tol cipularang. sekarang biasa lebih banyak ditemukan di terminal leuwi panjang, bandung. uniknya, sering orang bilang “kalau singkong diikat, sementara harimau dilepas”. artinya, orang banyak melihat rumpunan tape singkong yang diikat. di sisinya penjual menjajakan juga harimau hias. tidak hanya itu. mendoan (gorengan tempe), keripik pisang, dan sele pisang juga menjadi pelengkap warung yang menjual oleh-oleh khas bandung ini.

Keripik singkong
orang semakin kreatif mengolah singkong menjadi panganan yang lebih simpel. keripik singkong merupakan wujud bagaimana kekuatan singkong sebagai makanan yang serba guna. ada yang membuat keripik dengan direbus terlebih dahulu, kemudian diiris tipis-tipis dan digoreng. ada juga yang langsung mengirisnya kemudian digoreng lengkap dengan bumbu pedas atau asam manis. lebih meriah lagi, singkong diparut dan dicetak. kemudian dilengkapi dengan perwarna. setelah matang, mengeras, dan dingin, cetakan diiris bulat-bulat dan tipis. jemurlah selanjutnya dan setelah kering digoreng. anda akan menemukan cemilan yang ringan dan renyah, orang lebih mengenalnya dengan nama “kicimpring”.

Lalap daun singkong
rasanya kurang lengkap kalau makan tanpa lalap. orang sunda yang terkenal lalapannya menjadikan daun singkong sebagai primadona. rumah makan padang pun tak mau ketinggalan. rendang tanpa daun singkong nampaknya tidak lengkap. sambal terasi dan daun singkong merupakan pasangan yang serasi. tidak hanya sampai di sini! daun singkong pun diolah sedemikian rupa bagaikan gule. bedanya, ia diikat tali rapia supaya bulat dengan dicampur ikan teri dan cabe berbentuk satuan. orang menamakannya “buntil”. ada juga kata lain dari daun singkong ini, yaitu “urap”. urap merupakan tumis daun singkong yang dicampur bersama parut kelapa.lengkap sudah menu masakan daun singkong.

Tumis kulit singkong
coba tengok kulit kedua daun singkong yang tebal bagaikan kulit kambing. kulitnya memiliki potensi sebagai makanan juga. iris-irislah sekecil kulit bawang, kemudian tumis dan bumbui. kelezatannya bisa dinikmati. sebelum diiris, biasanya kulit singkong itu direndam selama beberapa hari untuk melunakkan dan tambah mengembang.

Tiwul
singkong dikupas dan dijemur di terik mentari. setelah kering,apa yang harus dilakukan? ya, ditumbuk saja. setelah itu anda akan mendapatkan tepung singkong yang bisa diolah menjadi panganan. namanya adalah “tiwul”. tiwul dibuat dengan cara dikukus dan biasanya dimakan bersama air gula dan dicampur kelapa parut.

Combro dan Deblo
bukan sekedar gorengan biasa. combro yang berasal dari singkong parut itu mempunyai makna nama yang dalam. “oncom dijero” (oncom di dalam), orang sunda mengartikannya. Combro sudah mulai dikemas menjadi gorengan yang lebih elit. di perkotaan, combro dibuat mini (kecil-kecil) yang dijual bersama molen pisang dan onde-onde. paket mini ini menjadikan combro lebih unik.

si deblo (yang kadang disebut untuk orang bodoh) merupakan panganan yang berasal dari singkong rebus yang ditumbuk. kemudian dibumbui kunyit sehingga warnanya menjadi kuning.dicetak bulat-bulat dan digoreng. deblo kalah pamor dengan combro. namun, kedua makanan itu tetap membuat perut kenyang.

Gorengan singkong
ada sebagian penjual gorengan yang membuat singkong tidak lebih jauh dari aslinya. bulatan singkong yang dipotong-potong kecil kemudian digoreng tak kalah enaknya dengan makanan lain. apalagi direbus terlebih dahulu sebelum digoreng, sehingga membuat singkong lebih renyah. lebih elit lagi, mulai disemarakkan singkong dengan balutan keju yang pedas atau “singkong keju”. membuat singkong semakin meningkat statusnya!

Gaplek
kalau anda ingin singkong lebih kenyal dan mantap, coba buat gaplek. gaplek berasal dari singkong yang dijemur dan setelah itu dikukus. ada orang yang masih menggemari gaplek karena keunikan bentuk dan tantangan rasanya. jangan heran kalau biasanya gaplek dibiarkan begitu saja dijemurnya, apalagi ada yang terbiasa menjemur langsung dengan menyimpan di atas genting

tak menentu

setiap hal yang kita jumpai tak mesti memberi kesimpulan. dalam hidup ini, terkadang kita dibuat teki-teki untuk kehidupan seseorang, untuk perjalanan karir, untuk orang-orang di masa lalu yang bisa saja muncul lagi. semuanya akan mengalir secara alami; ada yang datang dan ada yang pergi. namun, satu hal yang pasti_kehidupan tetap berjalan. walaupun pelan, let’s go step by step. suatu saat yang pasti, kita akan menemukan jawaban dari setiap tindakan dan kejadian.

bersabarlah untuk beberapa lama. takdir akan menggariskan apa-apa yang ingin kita lakukan. hasilnya memang tak selalu menyenangkan. namun, ritmenya berirama lagi. membangun kenangan dan teka-teki lagi. slalu begitu. never ending. Tetapi Tuhan selalu mempunyai rencana yang baik.

Bimbingan dan Konseling Industri : sebuah orientasi

Perkenalan
Konseling di dunia industri memiliki space yang sangat luas, karena sebenarnya kita sedang membicarakan mengenai apa itu industri, siapa konselornya, karyawannya (sebagai konseli), dan sistemnya. Dunia industri memang berjenjang dan bisa dikategorikan. Namun, tidak sama halnya dengan sekolah (yang rata-rata usia anak SMP 12-15 thn), konseli di dunia indsutri sangat beragam, baik dari segi usia maupun latar belakang karyawannya. Secara rasial, di dunia industri pun orangnya sangat beragam. Berbeda halnya dengan sekolah yang masih bergenre_ sekolah kristen, sekolah islam, dan sekolah kejuruan, misalnya. Sekali datang ke dunia industri, kita akan menemukan komunitas-komunitas yang unik. Namun, satu hal yang bisa dicirikan dari karakteristik orang-orang di dunia industri; mempunyai visi dan misi yang sama untuk perkembangan karir dan perusahaan.

Jika menyinggung tentang kata industri, kita akan dihadapkan pada dua hal, yaitu industri di bidang jasa dan industri di bidang produk. Ini secara umumnya, karena untuk pembagian industri sendiri banyak macamnya (masih ingat mengenai pelajaran geografi SMA? Bahasannya lebih lengkap).

Namun, yang menarik di sini adalah industri di bidang jasa, karena di kota besar seperti Jakarta banyak sekali industri jasa yang berkembang (kan Jakarta tidak punya lahan luas untuk membangun pabrik). Di Jakarta, kita mengenal pusat perniagaan yang bergengsi seperti Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya. Ada sekelumit cerita yang bisa dijadikan model untuk mewakili konseling industri (ini baru orientasi). Sisanya, biar para ahli yang menganalisis.

Kasusnya seperti ini: ada sebuah perusahaan yang mengkombinasi konsep-konsep konseling ke dalam schedule hariannya. Kalau dianalogikan, seperti bimbingan dan konseling di beberapa SD yang belum memiliki konselor. Sebut saja Perusahaan X. Menurutku, muatan konselingnya sangat padat dan bergizi (karena berorientasi pada praktek dan hasil). Kita analisis bahan-bahannya (seperti menu masakan).

Morning
Istilah sederhana ini mengandung motivasi yang sangat tinggi, karena di kata “morning” ini diselipkan senyuman yang manis. Uniknya lagi, pada sore hari karyawan di kantor ini juga saling menyapa dengan kata “morning”, karena harapannya, semangat karyawan di sore hari sama halnya seperti di pagi hari.

Game more and more
Ada beberapa game yang sering dimainkan, dan ini jitu sekali untuk menghangatkan suasana. Game-nya juga tidak asal dan sembarangan, karena leader-nya tahu permainan apa yang harus dimainkan oleh 30 orang, dan permainan apa yang mesti dimainkan oleh tujuh orang. Yang paling penting adalah game yang melatih konsentrasi (yang berisikan jebakan-jebakan), game yang berisikan tentang team work, creativity, dan hustle (bertindak cepat). Game ini selalu ada di setiap hari. Untuk game sendiri, akan dibahas pada tema khusus di weblog ini.

Meeting yang Bermuatan Konseling
Seperti biasa, meeting selalu diawali dengan cerita yang menarik, pembangun motivasi, dan ada feed back-nya (tergantung dari isi cerita). Yang jelas, ada urutan dan langkahnya. Semuanya diawali dengan sistem yang baik.

Have Fun
Kerja di perusahaan ini kuncinya adalah have fun. Semua karyawannya mengalami sesi katarsis (mengucapkan kata-kata atau yel yang membangun semangat), ada exercise yang ringan namun tetap enerjik, dan ada juga positive joke.

Build Team
Di sini semua orang bisa berkembang. Ada team-team yang terbentuk secara alami dan sesuai dengan sistem. Team ini membantu para anggotanya untuk saling sharing dan berkembang dengan cepat. Team juga membantu mengembangkan leadership. Team ini selalu berorientasi pada proses belajar yang baik, karena leader di team ini selalu memberikan materi training yang bagus.

Set Goal Bareng
Ide yang bagus buat team. Team bisa membuat kompetisi untuk menumbuhkan kekuatan dan motivasi. Goal bisa mempercepat langkah untuk mencapai tujuan. Dengan adanya goal, bisa menerapkan juga reward & punishment. Siapa yang mencapai goal, berikan reward yang menarik.

Nah, dari bahan-bahan yang sederhana ini ke depannya, akan dirumuskan konsep yang lebih jelas mengenai bagaimana seharusnya konseling di dunia industri (tetapi masih dalam skala kecil).

cinderella sudah lewat

terkadang, ada orang yang sok herois dengan kisahnya yang sok romantis. aku ingin membangun ceritaku sendiri; yang tidak naif, tidak omong kosong doang, dan tidak bersembunyi di balik kisah cinderella. it’s real man. ini kehidupan nyata. jangan mau jadi cinderella yang manja, yang hanya menunggu pangeran datang, yang cantik dan hanya mengandalkan keajaiban. ini jaman modern. Cinderella sudah berlalu. jaman sudah kompleks. sekarang tidak ada lagi wanita yang pasrah pada takdir. wanita harus kuat. wanita harus berdiri di atas kakinya sendiri. wanita harus membantu membangun kokohnya karir suami. wanita harus peduli terhadap perkembangan. jadi, buat para wanita yang hanya memelas dan mengulurkan tangan, selamat!! anda sudah ketinggalan!!!

Adalah kebahagiaan kecil

adalah kebahagiaan kecil, ketika aku membuka mata lalu berangkat kerja. aku senang pas di kantor anak-anakku* sudah hadir lebih dulu. kulihat semangat di wajah-wajah mereka. adalah Toto & Putra yang membuatku bahagia. Lalu aku ikut prime time bersama putra. seperti biasa ia suka sambil tertawa-tawa. kemudian kami pun campaign meeting. so, topic yang dibahas adalah “presentasi”. esti yang memberi sharing. kami juga memulainya dengan ceria.

menjelang ke field, perasaanku biasa aja. bahkan ketika sampai di tempat, sempat bete. tetapi secara perlahan keajaiban datang. aku & putra menemukan titik terang di taman anggrek. sungguh pengalaman yang luar biasa. kami hampir mencapai goal yang sempurna di sana. putraku bisa membuktikannya. walaupun menjelang sore sempat tersendat. apalagi kami mengalami sedikit kesulitan dalam perjalanan pulang. jadi ke office agak telat; pas manager sudah hampir selesai meeting. namun, aku sungguh menikmati perjalanan hari ini, apalagi melihat anak-anakku sudah menunjukkan perkembangan yang bagus.

keterangan :
*anak-anakku : anak buahku (di bawah supervise aku).

kesuksesan

Sukses Adalah Perjalanan

Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir

Success is a journey, not a destination.
~ Ben Sweetland

Jalan yang Kita Lalui

Kadang kala, jalan yang sedang kita lalui, tidak sepenting arah yang kita tuju.

Sometimes the path you’re on is not as important as the direction you’re heading.
~ Kevin Smith

Action dan Mimpi

Untuk mencapai kesuksesan, kita jangan hanya bertindak, tapi juga perlu bermimpi, jangan hanya berencana, tapi juga perlu untuk percaya.

To accomplish great things, we must not only act, but also dream; not only plan, but also believe.
~ Anatole France

Mengejar Mimpi

Semua impian kita dapat menjadi nyata, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya.

All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them.
~ Walt Disney

Kunci Sukses

Saya tidak tahu apa kunci kesuksesan, tapi kunci kegagalan adalah mencoba untuk membuat semua orang senang.

I don’t know the key to success, but the key to failure is trying to please everybody.
~ Bill Cosby

“Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi Anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya”
(Lance Armstrong, Mantan Atlet Balap Sepeda AS)

“Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa diselesaikan adalah pekerjaan yang tak kunjung pernah dimulai” (JRR Tolkien, penulis Novel The Lord of the Rings)

DISLEKSIA : ISU-ISU & IMPLIKASINYA BAGI BIMBINGAN DAN KONSELING (Bagian II)

Pengertian Disleksia

Kata disleksia diambil dari bahasa Yunani, dys yang berarti “sulit dalam …” dan lex (berasal dari legein, yang artinya berbicara). Jadi disleksia merupakan sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada anak tersebut dalam melakukan aktifitas membaca dan menulis. Gangguan ini bukan bentuk dari ketidakmampuan fisik, seperti karena ada masalah dengan penglihatan, tapi mengarah pada bagaimana otak mengolah dan memproses informasi yang sedang dibaca anak tersebut. Kesulitan ini biasanya baru terdeteksi setelah anak memasuki dunia sekolah untuk beberapa waktu (Ira Meida, 2007). Sumber: www.halalguide.info/content/view/720/70/

Menulis pada Anak Disleksia

Ketika belajar menulis, anak-anak disleksia melakukan hal-hal berikut.

1.      menuliskan huruf-huruf dengan urutan yang salah dalam sebuah kata;

2.      tidak menuliskan sejumlah huruf-huruf dalam kata-kata yang ingin ia tulis;

3.      menambahkan huruf-huruf pada kata yang ingin ia tulis;

4.      mengganti satu huruf dengan huruf lainnya, sekalipun bunyi huruf-huruf tersebut tidak sama;

5.      menuliskan sederetan huruf yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan bunyi kata-kata yang ingin ia tuliskan;

6.      mengabaikan tanda-tanda baca yang terdapat dalam teks-teks yang sedang ia baca.

 

Hasil-Hasil Riset

1.      Rutter dan rekan telah menganalisis lebih dari 10.000 anak-anak di Selandia Baru yang diikutkan dalam uji membaca standar. Usia anak-anak itu berkisar antara 7-15 tahun. Disleksia ditemukan pada 18 hingga 22 persen murid lelaki. Sedangkan pada murid perempuan hanya sekitar 8-13 persen saja (Magdalena, 2003). Sumber: http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2004/0716/kes1.html

2.      Disleksia ditandai dengan adanya dengan kesulitan membaca pada anak maupun orang dewasa yang seharusnya menunjukkan kemampuan dan motivasi untuk membaca secara fasih & akurat. Angka penderita disleksia pada anak usia sekolah sekitar 5 sampai 17 di dunia. Kurang lebih 80 persen gangguan belajar mengalami disleksia (Rini Sekartini, 2007). Sumber: http://www.halalguide.info/content/view/720/70/

3.      Pada pemeriksaan terhadap anak-anak Jerman dengan kesulitan membaca dan menulis serius, tim ilmuwan menemukan gen tertentu, yang diperkirakan berkontribusi terhadap masalah yang dihadapi anak-anak tersebut. Bagairnana gen tersebut berkontribusi? Hasilnya, belum jelas.
Diperkirakan gen tersebut mempengaruhi migrasi sel saraf di otak. Hasil temuan itu akan dipublikasikan dalam American Journal of Human Genetics edisi Januari 2006. Gen tersebut diindikasikan ilmuwan dari Amerika Serikat dan Inggris terletak di daerah koromosom 6. Tetapi kelompok peneliti Jerman dan Swedia telah mengidentiflkasikan suatu gen tunggal di daerah tersebut, yang ditemukan di antara anak-anak Jerman, yang merupakan faktor penting penyebab disleksia. Gen tunggal tersebut, menurut tim, dikenal sebagai gen DCDC2. Perubahan dalam gen DCDC2 sering kali diternukan di antara penderita disleksia. Perubahan gen kebanyakan ditemukan pada anak-anak yang memiliki masalah membaca dan menulis. Gen tersebut nampak memicu hubungan kuat dengan proses informasi berbicara saat menulis (Irfan Arief, 2007). Sumber:
Sumber:
http://www.pjnhk.go.id/content/view/370/32/

4.      Ferrei & Winwright (1984; Le Fanu, 2006) berpendapat bahwa permasalahan gangguan dalam belajar disebabkan oleh adanya ketidakcocokkan antara sphenoid dan tulang rawan pada otak. Ketidakcocokkan ini diduga berpengaruh terhadap cara kerja syaraf-syaraf yang mempengaruhi kerja otot-otot mata. Tetapi ternyata mereka tidak berhasil menemukan perbedaan apapun.

5.      Pada tahun 1980 Irlen (Le Fanu, 2006) menemukan bahwa orang-orang disleksia mengalami gangguan serius pada indera penglihatan yang menyebabkan matanya mengalami kesulitan ketika harus menyesuaikan cahaya dari sumber-sumber tertentu, dengan tingkat kekontrasan tertentu. Kemampuan untuk menyesuaikan variasi-variasi cahaya disebut sebagai scotopic adaptation. Tetapi, hipotesisi Irlen ini tidak mempunyai memiliki basis riset yang kuat dan terpercaya.

6.      Alfred Tomatis & Guy Berard (Le Fanu, 2006) mencoba mengungkap riset melalui auditory processing problems atau membedakan antara bagian-bagian kalimat yang terucap dengan suara-suara lain yang menjadi latar belakang dari dialog ketika kalimat-kalimat tersebut diucapkan. Hasilnya, tidak ada teori yang mendukung maupun yang menolaknya.

7.      Jean Ayres (1972; Le Fanu, 2006) menegaskan bahwa disleksia disebabkan oleh adanya gangguan pada system vestibular. Vestibular merupakan bagian dalam telinga menjadi alat detektor posisi kepala terhadap gravitasi bumi dan menstransmisikan informasi ini ke dalam otak. Kemudian vestibular ini dikaitkan dengan indera penglihatan dan menyatakan bahwa gangguan dalam membaca disebabkan oleh lemahnya ‘integrasi sensorik’.

8.      Palatajko (1985; Le Fanu, 2006) membuktikan bahwa gangguan dalam membaca dan gangguan vestibular merupakan dua keadaan yang terpisah dan tidak memiliki keterkaitan satu sama lain.

9.      Sedangkan Levinson (Le Fanu, 2006) menegaskan adanya korelasi antara fungsi vestibular, cerebellum dan disleksia. Kemudian peneliti lain mengkritik tajam karena penelitian yang ia lakukan tidaklah memadai dan terlalu bias.

10.  Glenn Doman (1960; Le Fanu 2006) berpendapat bahwa gangguan-gangguan dalam belajar terjadi karena seorang anak dalam perkembangan fungsi gerak pada organ tubuhnya tidak berada dalam urutan yang normal. Gangguan yang berkaitan dengan hal tersebut akan mempengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf dan selanjutnya menyebabkan gangguan dalam membaca. Tidak ada riset lain yang menunjang teori ini bahkan mendapat kritikan tajam dalam jurnal-jurnal kesehatan.

11.  Tidak satu pun teori-teori alternatif yang berusaha menjelaskan penyebab disleksia ini didukung oleh bukti-bukti ilmiah, tetapi teori-teori ini tetap beredar dengan bebas (Le Fanu, 2006:75).

Faktor Penyebab

Faktor penyebab disleksia disinyalir melalui:

1.      Faktor keturunan

2.      Memiliki masalah pendengaran sejak usia dini

3.      Faktor kombinasi kedua faktor di atas

Ada dua faktor lingkungan lingkungan yang telah dikaji pengaruhnya terhadap gangguan belajar pada anak, yaitu timbal dan cahaya udara. Bagaimana dengan lingkungan sekolah? Para peneliti telah mempelajari tiga faktor secara khusus, yaitu: ruangan kelas yang terbuka, pencahayaan dan kualitas udara. Sekalipun demikian, sampai saat ini belum ada riset yang memiliki bukti kuat yang membenarkan faktor pencahayaan atau pemasangan generator ion di dalam kelas benar-benar bisa mempengaruhi prestasi belajar siswa (Le Fanu, 2006).

Sebuah Pengalaman Mengintervensi Penderita Disleksia

Dalam prakteknya, Le Fanu (2006: 93-95) melakukan serangkaian tahapan sebagai berikut.

1.      mengumpulkan data mengenai intelegensi dan kepribadian;

2.      mengelaborasi lebih jauh pertanyaan-pertanyaan seputar kemungkinan bahwa anak pernah mengalami keterlambatan-keterlambatan perkembangan ketika masih kanak-kanak yang mana hal ini akan berpengaruh terhadap prestasi sekolah sang anak;

3.      menguji kemampuan membaca anak untuk mengetahui pada tingkat berapa sebenarnya ia berada;

4.      memberikan tes matematika tertulis. Jika permasalahannya pada membaca soal, tidak terhadap materi dan isi soal matematika itu, berarti ia mengalami gangguan dalam membaca;

5.      melihat catatan dan laporan dari pihak sekolah. Ketika setiap mata pelajaran yang melibatkan kemampuan membaca secara individu, bukan lagi membaca dalam sebuah kelompok atau lainnya, penderita disleksia mulai mengalami kesulitan menyelesaikan pekerjaannya;

6.      menemukan kemungkinan riwayat keluarga si anak. Bisa jadi ada kaitannya dengan faktor keturunan;

7.      mengetahui lebih jauh mengenai kapasitas anak dalam memberikan perhatian kepada aktivitas-aktivitas yang ia senangi, seperti hobi seni, kerajinan tangan, dan game.

Pemberian Bantuan

Cara yang paling sederhana dan efektif untuk membantu anak-anak yang mengalami gangguan disleksia adalah dengan memberikan pelajaran membaca dengan menggunakan metode phonic. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Gittelman & Feingold (1983; Le Fanu, 2006). Gittelman & Feingold memberikan kesimpulan sebagai berikut.

1.      Intervensi terhadap pelajaran membaca dalam bentuk phonic benar-benar terbukti membantu anak-anak yang memiliki masalah dengan membaca.

2.      Empat bulan bukanlah waktu yang terlalu panjang untuk menangani permasalahan membaca yang mereka kerjakan secara tuntas.

3.      Kemajuan terjadi pada akhir perlakuan.

4.      Tes-tes yang dimaksudkan untuk mengetahui jenis-jenis tertentu dari permasalahan membaca tidaklah diperlukan.

Cara yang Dilakukan oleh Orang Tua

Orang tua dapat melakukan program phonic di rumah dengan cara-cara sebagai berikut.

1.      cobalah membuat jadwal harian untuk membiasakannya membaca.

2.      istirahatlah barang sejenak apabila anak Anda terlihat kelelahan, lapar atau mulai jenuh.

3.      jangan memberikan pelajaran terlalu lama dan banyak ketika baru pertama kali melakukannya.

4.      buatlah target-target yang ingin dicapai.

5.      beri reward & punishment pada anak setiap melakukan kemajuan dan kesalahan.

6.      buat kesan pada kata-kata yang ada dalam cerita ketika dibacakan, anak tidak berarti harus mengulang kata.

7.      mulailah dengan membaca beberapa halaman atau paragraf pertama dari sebuah cerita dengan suara keras agar anak Anda terpancing untuk menyimak.

8.      buatlah aktivitas-aktivitas yang variatif dengan memberikan beberapa sesi untuk mengerjakan permainan-permainan huruf di samping aktivitas membaca.

9.      jadikan sesi ini sebagai pengganti sesi membaca denga suara keras di hadapan anak Anda.

Berdasarkan bukti-bukti yang ada, pendekatan yang paling baik adalah dengan menggunakan guru kelas regular untuk anak-anak tersebut. Namun, apabila masih kesulitan, guru tersebut bisa dibantu oleh seorang spesialis, yang akan memberikan pelajaran membaca berikut penjelasan phonic.

Intervensi Ahli (Konselor & Psikolog)

Konselor atau psikolog bisa memberikan terapi apabuila anak penderita disleksia mengalami hal-hal berikut ini.

1.      Stress karena takut belajar membaca.

2.      permasalahan membaca pada anak tersebut memancing terjadinya konflik dalam sebuah keluarga, atau apabila sang anak merasa terisolir dari lingkungan pergaulannya dikarenakan permasalahan membaca yang mereka alami.

Yipie kecil

dear my lovely…
hari ini aku akan belikan gaun yang cantik buat kamu. aku akan kenakan dress hijau kekuningan dari sifon buat indahnya tubuhmu. pejamkan matamu saat kau pertama memakainya, biar kamu tahu; tak semua orang bisa berbaju sepertimu. lalu aku akan kenakan juga rok kehijauan dari kain katun. lebarkan beberapa helai di sampingnya, biar kamu tahu; kamu akan leluasa memakainya (biar gerakanmu lebih luwes & indah). aku juga akan pakaikan gelang mutiara di pergelangan tanganmu, agar kamu tampil lebih manis dan anggun. berjalanlah dengan elok ke arahku, dan peluklah aku dengan manja….

Aku tak mengerti

aku tak mengerti dengan si ibu peminta-minta yang membiarkan bayinya kepanasan di tengah kerumunan orang-orang pasar. aku tak mengerti dengan orang-orang yang menggadaikan puasanya demi selembar rupiah. aku tak mengerti dengan berbagai ide glamor dibanding ibadah sendiri yang kalah pamor… mungkin setan yang lebih mengerti dibandingkan dengan aku…

Harmoni, We are the best

Harmoni kota yang cantik bagiku, dimana bangunan tua (Hayam Wuruk) dan bangunan-bangunan baru menyatu dengan megahnya. Aku paling senang dengan Ruko Harmoni Mas… orang-orangnya juice gitu… ada juga gedung bank Harmoni, Hotel Harmoni, dan Plasa Harmoni. Mengenai ketiga tempat itu, yang baru kujelajahi hanya Plasa Harmoni, karena aku belum pernah bertemu dengan map bank dan hotelnya. Plasa Harmoni sendiri sebenarnya bukan Mall (seperti yang kupikir sebelumnya). Ia hanya deretan ruko-ruko dan perkantoran. Di sana aku menemukan banyak keunikan, yaitu pekerja-pekerja keras dari PT Bumi Laut dan Kantornya pengacara Oc Kaligis.

So, letak kantorku tuh bagian dari Harmoni juga… aku menemukan pesona Harmoni di sini, bersama angan dan harapan untuk mengubah nasibku. Aku ingin berdiri kokoh menyatu bersama harmoni (seperti lagunya siapa tuh, lupa yang personel dewa itu??? uhuu)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.